
Hingga akhir Juni 2011 tercatat 26.483 kasus AIDS di Indonesia. Jumlah yang sesungguhnya diperkirakan terdapat 270.000 kasus HIV dan AIDS di seluruh Indonesia. Lebih dari 60% orang yang terinfeksi HIV berusia kurang dari 30 tahun. Untuk itu sangat perlu dilakukan upaya pencegahan penularan HIV di kalangan remaja. Salah satu bentuk kegiatan pencegahan tersebut adalah dance4life. Melalui kegiatan dance4life, remaja berperan aktif mencegah penularan HIV serta mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap orang yang terinfeksi HIV. Kegiatan dance4life sangat inovatif, unik dan menarik karena mengkombinasikan aspek edukasi HIV-AIDS dengan seni musik dan tarian.
Kegiatan yang berskala internasional ini ditujukan untuk remaja usia 13-19 tahun melalui 4 tahap “school4life” yaitu inspire, educate, activate, celebrate. Pada tahap Inspire, remaja dimotivasi untuk berperan aktif. Team dance4life lokal terlatih (termasuk orang muda yang terinfeksi HIV), mendatangi sekolah-sekolah untuk membawakan sessi interaktif HIV dan AIDS yang diringi dengan musik, drum serta tarian. Setelah para remaja termotivasi untuk menjadi bagian dance4life, pada tahap Educate mereka mengikuti workshop pengembangan diri berupa sessi interaktif tentang kesehatan seksual dan reproduksi, HIV dan AIDS, termasuk keterampilan public speaking, debat, negosiasi, membuat keputusan, kepemimpinan, dan enterpreneurship. Mereka selanjutnya menjalankan tahap Activate, yaitu secara aktif berinteraksi dengan teman sebaya dan keluarganya untuk menyampaikan informasi HIV dan AIDS, melakukan aksi penggalangan dana, advokasi, menjadi relawan peduli AIDS. Mereka disebut sebagai remaja agent of change karena telah mencoba untuk membentuk perubahan sosial, paling tidak untuk lingkungan terdekatnya. Tahap terakhir adalah Celebrate, sebuah event besar dalam kemasan pertunjukkan musik peduli AIDS yang dilaksanakan menjelang hari AIDS se-Dunia (1 Desember) untuk memperkuat komitmen mereka sebagai agent of change.
Dance4life Indonesia yang diselenggarakan tahun 2010 dimotori oleh YPI (Yayasan Pelita Ilmu), YAI (Yayasan AIDS Indonesia), PKBI (Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia) dan RutgersWPF Indonesia memberikan penyuluhan kepada 2.400 siswa dari 24 SMA/SMK di Jakarta. Acara puncak (celebrate) dance4life 2010 berlangsung di Tenis Indoor Pusat Lapangan Tenis Kemayoran Jakarta yang disiarkan langsung ke 30 negara. Untuk tahun 2011, dance4life diimplementasikan di 69 SMA/SMK/SMP di DKI Jakarta, Lampung, Jambi, Yogyakarta dan Timika dengan target 13.600 siswa. Acara puncak dance4life 2011 berlangsung di Monumen Nasional (Monas) Jakarta bersamaan dengan acara puncak peringatan Hari AIDS Se-Dunia 2011 tingkat nasional yang dihadiri oleh Wakil Presiden RI. Info lebih lanjut, silakan hubungi Tika (0818780728), Elok (087875077094), Rajab (02199837800).




















