Yayasan Pelita Ilmu

Isu Kespro Remaja

Isu Kespro RemajaIsu remaja merupakan masalah yang menarik untuk dibahas, karena data menunjukkan kurang lebih 37 % dari jumlah penduduk di Indonesia adalah remaja, masa remaja adalah masa transisi dari anak-anak menuju dewasa, mempunyai kesempatan dan risiko terhadap kesehatan reproduksinya.

Remaja, seiring dengan perkembangannya mulai berekplorasi dengan diri, nilai-nilai identitas peran dan perilakunya. Dalam masalah seksualitas sering kali remaja bingung dengan perubahan yang terjadi pada dirinya. Ketika remaja memasuki masa puber, remaja mengalami perubahan fisik yang cepat, dan sudah memiliki kemampuan reproduksi.

Tetapi justru banyak fenomena yang memperlihatkan sebagian remaja belum mengetahui dan memahami tentang kesehatan reproduksinya, misal tentang masa subur, menstruasi, kehamilan yang tidak diinginkan, Infeksi Menular Seksual (IMS) hingga HIV/AIDS, dan banyak berkembang mitos-mitos seputar seks dan HIV/AIDS.

Remaja adalah sumberdaya manusia yang berpotensi tinggi, kesadaran mereka tentang kesehatan reproduksi penting untuk ditumbuhkan.

Remaja dan kesehatan reproduksi sangat penting dibahas. Pertama kita melihat risiko dan konsekuensi yang mungkin terjadi. Risiko yang dihadapi seperti kehamilan tidak diinginkan (KTD), IMS termasuk HIV/AIDS, kekerasan seksual dan kegiatan seksual yang tidak diinginkan. Sedang konsekuensi yang harus ditanggung adalah dari segi medis, psikologis, sosial dan ekonomis. Isu remaja merupakan masalah yang menarik untuk dibahas, karena data menunjukkan kurang lebih 37 % dari jumlah penduduk di Indonesiaaadalah remaja, masa remaja adalah masa transisi dari anak-anak menuju dewasa, mempunyai kesempatan dan risiko terhadap kesehatan reproduksinya.

Remaja, seiring dengan perkembangannya mulai berekplorasi dengan diri, nilai-nilai identitas peran dan perilakunya. Dalam masalah seksualitas sering kali remaja bingung dengan perubahan yang terjadi pada dirinya. Ketika remaja memasuki masa puber, remaja mengalami perubahan fisik yang cepat, dan sudah memiliki kemampuan reproduksi. Tetapi justru banyak fenomena yang memperlihatkan sebagian remaja belum mengetahui dan memahami tentang kesehatan reproduksinya, misal tentang masa subur, menstruasi, kehamilan yang tidak diinginkan, Infeksi Menular Seksual (IMS) hingga HIV/AIDS, dan banyak berkembang mitos-mitos seputar seks dan HIV/AIDS.

Remaja adalah sumber daya manusia yang berpotensi tinggi, kesadaran mereka tentang kesehatan reproduksi penting untuk ditumbuhkan.

Remaja dan kesehatan reproduksi sangat penting dibahas. Pertama kita melihat risiko dan konsekuensi yang mungkin terjadi. Risiko yang dihadapi seperti kehamilan tidak diinginkan (KTD), IMS termasuk HIV/AIDS, kekerasan seksual dan kegiatan seksual yang tidak diinginkan. Sedang konsekuensi yang harus ditanggung adalah dari segi medis, psikologis, sosial dan ekonomis.

Pengertian kesehatan reproduksi yang dirumuskan oleh Konferensi Internasional Kependudukan dan Pembangunan (ICDP) di Kairo tahun 1994 adalah keadaan kesejahteraan fisik, mental dan sosial yang utuh, dan bukan hanya tidak adanya penyakit atau kelemahan, dalam segala hal yang berhubungan dengan sistem reproduksi dan fungsi-fungsi serta proses-prosesnya. Pengertian sehat bukan semata-mata sebagai pengertian kedokteran (klinis), tetapi juga sebagai pengertian sosial. Seseorang dikatakan sehat tidak hanya memiliki tubuh dan jiwa yang sehat, tetapi juga dapat bermasyarakat secara baik. Kesehatan reproduksi bukan hanya masalah seseorang saja, tetapi juga menjadi kepedulian keluarga dan masyarakat.

 

 

Informasi Terkini

Image
Program Penjangkauan, VCT dan Perubahan Perilaku Populasi Kunci di 10 provinsi
Tuesday, 29 March 2016
Yayasan Pelita Ilmu sebagai Sub Recipient dari PR Spiritia menjalankan Program Penjangkauan, VCT dan Perubahan Perilaku Populasi Kunci  di 10... Read more...
Image
PENGUMUMAN REKRUITMEN STAF YAYASAN PELITA ILMU
Saturday, 05 March 2016
Yayasan Pelita Ilmu (YPI) adalah lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang promosi dan layanan kesehatan yang berdiri tahun 1989 di Jakarta... Read more...
Image
PENGUMUMAN HASIL SELEKSI SUB SUB RECIPIENT NFM – GFATM YAYASAN PELITA ILMU
Sunday, 21 February 2016
PENGUMUMAN HASIL SELEKSI SUB SUB RECIPIENT NFM – GFATM YAYASAN PELITA ILMU Jakarta, 4 Maret 2016 Setelah melakukan proses seleksi administratif,... Read more...
Image
Langkah Kaki Jelajah Negeri
Tuesday, 16 February 2016
Kiriman update status Cah Gareng yang berjalan kaki keliling Indonesia untuk menyebarluaskaninformasi  HIV/AIDS demi  Mencegah Penularan HIV  dan... Read more...
Image
Kedai Pelita
Monday, 15 February 2016
Anda  suka ayam bakar?  Atau  Anda  sedang mencari  pilihan  konsumsi  untuk  pertemuan  lembaga atau keluarga Anda? Datang atau order aja... Read more...
Image
Menstruasi
Saturday, 14 May 2011
Apa hal yang paling heboh yang menandai masa puber kaum cewek ? Pasti kamu akan jawab menstruasi atau haid.Haid yang pertama kali (menarche) 13... Read more...
Image
Alat Reproduksi
Friday, 19 December 2008
ALAT REPRODUKSI PEREMPUANAlat reproduksi perempuan yang terlihat dari luar cuma bibir kemaluan dan lobang senggama yang ditutupi bulu kelamin. Alat... Read more...
Image
Pengertian Dasar Narkoba
Friday, 19 December 2008
Narkoba itu adalah singkatan dari Narkotika dan Obat-obatan Berbahaya atau bisa disebut juga NAPZA, singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat... Read more...
Image
infeksi Hepatitis C - HIV : Permasalahan dan Penatalaksanaan
Friday, 19 December 2008
Koinfeksi Hepatitis C-HIV sering ditemukan, mungkin hal ini disebabkan karena penularan virus hepatitis C dan HIV terjadi melalui jalur yang serupa... Read more...
Image
Jangan Sekali-Kali Coba Gunakan Putaw, Bisa Terkena HIV Akhirnya...
Friday, 19 December 2008
Nama saya Usman, umur 30 tahun. Saya terkena HIV akibat jarum suntik secara bergantian. Dulu, saya adalah pengguna narkoba jenis putaw (heroin) pada... Read more...
You are here